Jumat, 29 Oktober 2010
Akhir Penantian & Kepalsuan
Selasa, 26 Oktober 2010
走音
虽然没车能接送你
海角天边都陪你去
送了一个小惊喜忙几星期
你眼中有小星星
你不开心就抱紧你
你有话说我就安静
为你改好了个性磨平脾气
才晓得默契会飘移
你的爱情在走音变成另一个旋律
我还在执迷拼了命去合音
你像下雪的表情是会过完的冬季
我把心划成火柴却看见漆黑的梦境
听见爱情在走音痛是太长的抖音
我不爱煽情但双唇抖个不停
本来幸福的主题怎黱唱成了悲剧
选错歌唱再用心也无力
对街狂奔大喊爱你
拥挤捷吡飨聍i滴
这个疯狂的自己来自哪里
我已经不懂我自己
你的爱情在走音变成另一个旋律
我还在执迷拼了命去合音
你像下雪的表情是会过完的冬季
我把心划成火柴却看见漆黑的梦境
听见爱情在走音痛是太长的抖音
我不爱煽情但双唇抖个不停
本来幸福的主题怎黱唱成了悲剧
选错歌唱再用心也无力
Senin, 25 Oktober 2010
缺席
为什么还不放手却拉扯
是我不甘心还是不舍
为何我还在固执的拔河
其实我真的很难过
只是难过都沦为沉默
可能我真的不懂得让你更快乐
我想和你在一起
给你的爱那些美丽
已长成藤蔓缠着我的生命
在你的未来缺席
像是一出剧本未完待续
预留伏笔把未完成从容继续
如果还有如果就算瞬间老去毫不犹豫
无论多漫长终究曲终人散
可是我不想因为不敢却步沮丧
然后半途收场
只是难过都沦为沉默
可能我真的不懂得让你更快乐
给你的爱那些美丽
已长成藤蔓缠着我的生命
像是一出剧本未完待续
预留伏笔把未完成从容继续
舍不舍得爱让我控制不了
只想要把你拥抱
其实爱上一个人没有解药
我的静脉流着爱陪你到老
原来我还会微笑
像是一出剧本未完待续
预留伏笔把未完成从容继续
Selasa, 19 Oktober 2010
Rasa & Diamku
Aku menunggu kedatangan teman-temanku, juga menunggu kedatangan dosenku.
Anganku asik berkelana ke dunia lain saat itu.
Namun, saat anganku sedang asik dengan penjelajahannya ke dunia lain, sesosok laki-laki muncul dihadapanku.
Tubuhnya yang tinggi dan tegak berlalu dihadapanku.
Kehadirannya telah melemparkan anganku kembali kedalam dunia nyata.
Senin, 18 Oktober 2010
SEMPURNA
Hidup, Bagiku, hidup adalah sebuah proses perjuangan untuk mendapatkan cinta dan mimpi.
Bagiku, dengan memiliki cinta, hidup adalah bahagia.
Dengan memiliki mimpi, hidup adalah harapan.
Jika memiliki keduanya, hidup adalah sempurna.
Tapi, tidak ada hidup yang sempurna.
Ketika cinta datang menghampiri, mungkin kita harus rela melepaskan mimpi.
Ketika mimpi sudah di depan mata, mungkin kita harus rela melepaskan cinta.
Selama ini, aku berlari mengejar impian yang merupakan pelangiku,
Aku mencari keberadaan cinta yang merupakan matahariku.
Langkahku tidak pernah terhenti untuk berlari dan mencari keberadaan mereka.
Namun setelah berlari cukup jauh, barulah aku sadari, ada hal tertentu yang tidak dapat kugapai sekuat apapun aku berusaha.
Perlahan, pelangi mimpiku pudar dari penglihatanku.
Hanya goresan tinta hitam diatas kertas yang menjadi pelarian atas mimpi-mimpi yang perlahan memudar.
Hanya gorestan tinta hitam diatas kanvas yang menjadi gambaran akan mimpi-mimpi yang pernah tertanam dalam benakku.
Kini, setelah pelangi mimpi tak lagi kumiliki, aku memilih untuk tidak lagi berlari.
Aku tak lagi mencari keberadaan cinta karena dia datang sendiri menghampiriku saat aku kehilangan mimpiku.
Dia bagaikan matahari, memberikan pelukan hangat saat air mata membasahi pipiku, menuntunku untuk berdiri dan menemaniku berlari mengejar kembali pelangiku.
Aku, telah merasa sempurna saat bersamanya.
Merasa bahagia saat menatap kedua matanya yang indah, merasa nyaman saat berada dalam pelukannya, juga merasa kuat saat bersamanya.
Aku merasa sempurna dengan memiliki cintanya.
Kini, bersama dialah aku mampu merangkai indahnya kata-kata kehidupan,
menyusun kembali mimpi-mimpi dan harapan yang sempat hilang,
juga mengukir indahnya warna-warni cinta dengan goresan tinta kehidupan yang mengalir dalam diri kami.
Hidupku telah sempurna dengan kehadirannya.
:)
Kamis, 14 Oktober 2010
DUNIA MIMPI

Saat ini, aku berdiri di sebuah tempat yang sangat indah.
Hanya dengan berdiri disini, aku bisa merasakan sebuah ketenangan.
Tempat ini, kutemukan dalam hatiku.
Tempat yang kuberi nama Dunia Mimpi.
Dunia mimpi,
Disanalah tempatku beristirahat.
Disanalah tempatku melarikan diri dari hiruk pikuk dunia nyata.
Dalam dunia mimpiku, tidak ada istana megah dengan para pelayan dan pengawal.
Disana, hanya ada sebuah pondok sederhana yang dikelilingi padang rumput dan bunga.
Segala yang ada di dalamnya sangat indah.
Kehidupan sederhana yang dikelilingi rumput hijau dan warna-warni bunga serta diiringi angin sepoi-sepoi dan alunan musik nan merdu.
Disanalah aku melukiskan indahnya hidup dalam kanvas kehidupan yang kelam.
Disanalah aku menceritakan bahagianya hidup dalam lembaran-lembaran kertas kehidupan yang telah usang.
Disanalah aku membangun kebahagiaan dengan fondasi berupa harapan-harapan yang pernah hancur.
Disana jugalah aku merajut impianku akan cinta dengan untaian benang kasih sayang yang sudah kusut.
Dunia mimpi, adalah tempatku menyusun dan membangun segala harapan dan impian yang pernah runtuh, tempatku mengembalikan kekuatanku untuk menghadapi dunia nyata.
Hanya dalam dunia mimpi, aku bisa mendapati diriku tersenyum tulus dan bahagia.
Disana, aku tidak perlu berpura-pura tegar.
Disanalah tempatku bernaung disaat bintang kehidupanku meredup, juga tempatku mengadu disaat semua orang menolakku.
Dalam dunia mimpiku, segala yang terasa tidak mungkin di dunia nyata bisa terjadi.
By : Shiny Zhen ^^
Rabu, 06 Oktober 2010
TANGISKU
Dalam gelap dan dinginnya malam, aku menangis.
Tangisku, memang tidak menyelesaikan apapun.
Tetapi, biarlah aku lepaskan semua beban yang ada di pundakku untuk sejenak.
Dalam hati kubertanya,
Bagaimana harus kujalani hariku esok.
Bagaimana harus kutiti masa depan dan mimpi yang selama ini menemani hariku.
Aku meringkuk dalam malam, mencari jawaban atas segala yang terjadi.
Kegagalanku, ternyata juga akhir dari mimpi indahku tentang kehidupan.
Saat ini, tiada teman, tiada sahabat.
Mereka yang dulunya mengaku teman dan sahabat kini menjauh.
Barulah kusadar selama ini aku dikelilingi kepalsuan.
Ingin kutanyakan kepada mereka,
Bagaimana perasaan mereka jika berada dalam posisi yang sama denganku.
Apakah kegagalan adalah sebuah dosa?
Apakah kegagalan adalah penyakit menular?
Tak banyak inginku, tak banyak harapku.
Hanya ingin kalian menemaniku.
Hanya ingin kalian memahami dan mendengar keluh kesahku.
Tapi kalian tidak pernah ada untukku.
Sejuta alasan yang kalian ciptakan untuk menghindariku.
Tangisku malam ini, tiada guna.
Tapi biarkanlah aku menangis.
Karena jika matahari mulai bersinar terang, aku tidak lagi boleh meneteskan air mata.
Jadi, biarlah tangisku malam ini tersimpan sebagai kenangan atas kegagalanku dalam merangkai indahnya hidup.
Minggu, 03 Oktober 2010
Doa untuk Temanku
Sewaktu kuliah dulu, aku merasa itu adalah saat yang sangat menyenangkan.
Kuliah dan belajar bersama, berkumpul bersama, dan gila-gilaan bersama.
Aku merindukan saat-saat itu.
Setelah lulus, sedikit waktu yang kita miliki untuk berkumpul.
Kita sibuk dengan kegiatan masing-masing.
Walaupun begitu, komunikasi antara kita tetap terjalin.
Kita tidak melupakan satu sama lain.
Setelah dua tahun kelulusan kita, tidak pernah kusangka kemarin akan menjadi acara perpisahan kita.
Kupikir hanyalah acara kumpul-kumpul seperti yang biasa kita lakukan.
Setelah sekian lama tidak bersua, tiba-tiba ada ajakan untuk berkumpul bersama.
Tentu saja itu adalah moment yang menyenangkan.
Tapi ternyata ada maksud dibalik acara tersebut.
Hal yang tidak pernah aku duga sebelumnya.
Kalian akan pergi, meninggalkan
Aku, tidak mampu berkata apa-apa.
Kabar kepergian kalian terlalu tiba-tiba.
Tapi ini adalah jalan yang kalian pilih.
Kalian telah memilih untuk menapaki hidup dan masa depan kalian di tempat baru.
Pelukan perpisahan kita, kuharap itu bukanlah pelukan perpisahan.
Aku yakin suatu saat kita pasti akan berkumpul dan bercanda seperti dulu.
Tidak ada yang bisa aku lakukan untuk kalian, hanya doa dalam hati supaya kalian selalu dalam lindungan Tuhan.
Temanku, jaga diri kalian baik-baik.
Jangan lupakan kami yang berada disini.
Capailah apa yang telah kalian rencanakan.
Good luck, my friends ^^
