Penantian, adakah yang bisa menggambarkan bagaimana rasanya?
Bagiku, penantian adalah sebuah rasa yang penuh dengan pengharapan, tetapi juga sebuah rasa yang rentan akan kekecewaan.
Penuh pengharapan karena menanti datangnya seseorang yang akan mendampingmu, juga rentan akan kekecewaan karena takut hal yang diharapkan tidak kunjung datang.
Dulu, aku adalah insan yang hidup dalam penantian, juga hidup dalam perlindungan banyak orang.
Tapi kini, aku tidak lagi menanti, juga tak lagi ingin dilindungi.
Karena penantian yang tak kunjung datang telah melukaiku, karena perlindungan palsu telah membuatku lemah dan manja.
Meskipun sangat ingin menggantungkan hidup dan harapanku, aku mencoba untuk tidak melakukannya.
Meskipun hatiku meronta karena lelah, aku tetap mencoba untuk berjalan sendiri.
Karena aku tidak lagi ingin dipandang lemah, tidak ingin dipandang sebelah mata.

0 komentar:
Posting Komentar