Hidup, Bagiku, hidup adalah sebuah proses perjuangan untuk mendapatkan cinta dan mimpi.
Bagiku, dengan memiliki cinta, hidup adalah bahagia.
Dengan memiliki mimpi, hidup adalah harapan.
Jika memiliki keduanya, hidup adalah sempurna.
Tapi, tidak ada hidup yang sempurna.
Ketika cinta datang menghampiri, mungkin kita harus rela melepaskan mimpi.
Ketika mimpi sudah di depan mata, mungkin kita harus rela melepaskan cinta.
Selama ini, aku berlari mengejar impian yang merupakan pelangiku,
Aku mencari keberadaan cinta yang merupakan matahariku.
Langkahku tidak pernah terhenti untuk berlari dan mencari keberadaan mereka.
Namun setelah berlari cukup jauh, barulah aku sadari, ada hal tertentu yang tidak dapat kugapai sekuat apapun aku berusaha.
Perlahan, pelangi mimpiku pudar dari penglihatanku.
Hanya goresan tinta hitam diatas kertas yang menjadi pelarian atas mimpi-mimpi yang perlahan memudar.
Hanya gorestan tinta hitam diatas kanvas yang menjadi gambaran akan mimpi-mimpi yang pernah tertanam dalam benakku.
Kini, setelah pelangi mimpi tak lagi kumiliki, aku memilih untuk tidak lagi berlari.
Aku tak lagi mencari keberadaan cinta karena dia datang sendiri menghampiriku saat aku kehilangan mimpiku.
Dia bagaikan matahari, memberikan pelukan hangat saat air mata membasahi pipiku, menuntunku untuk berdiri dan menemaniku berlari mengejar kembali pelangiku.
Aku, telah merasa sempurna saat bersamanya.
Merasa bahagia saat menatap kedua matanya yang indah, merasa nyaman saat berada dalam pelukannya, juga merasa kuat saat bersamanya.
Aku merasa sempurna dengan memiliki cintanya.
Kini, bersama dialah aku mampu merangkai indahnya kata-kata kehidupan,
menyusun kembali mimpi-mimpi dan harapan yang sempat hilang,
juga mengukir indahnya warna-warni cinta dengan goresan tinta kehidupan yang mengalir dalam diri kami.
Hidupku telah sempurna dengan kehadirannya.
:)

1 komentar:
ketika dua hati bersatu..ketika itulah kesempurnaan hadir...dan mimpi bukanlah sebuah mimpi lagi..karena kenyataan hadir begitu indah..
Posting Komentar