Aku tidak punya hati yang cukup peka untuk merasakan.
Juga tak punya otak yang cerdas untuk berfikir sejauh itu.
Yang kutahu, sudah kulakukan segalanya semampuku.
Sudah kulakukan yang terbaik menurutku.
Maaf jika masih banyak kekuranganku.
Maaf jika aku tak seperti yang kau harapkan.
Karena hanya disinilah batas kepintaran dan kesabaranku.
Ketika aku lebih memilih untuk pergi, kutahu tidak akan ada jalan untuk kembali.
Tapi aku harus tetap memilih.
Aku tak mungkin tinggal lebih lama dengan ketidakmampuanku.
Tidak ingin tersiksa lebih lama lagi dengan ketidakmampuanku.
Sorry, My Boss..

0 komentar:
Posting Komentar