Cita-cita adalah impian masa kecil.
Semakin kita dewasa, cita-cita bukan lagi prioritas utama.
Aku tidak ingin mempercayai kata-kata itu.
Tapi aku juga terlalu lelah untuk tidak mempercayainya.
Apa yang kucita-citakan selama ini tak pernah terwujud dalam kehidupanku.
Betapa kerasnya pun aku berusaha, jawaban yang kudapat hanyalah "tidak mungkin"
Inilah akhir dari impian masa kecilku.
Aku terus melangkah maju, menolak untuk terus menatap cita-citaku yang kutinggal jauh di belakang.
Tapi ada sedikit yang tertinggal, sesuatu di jiwaku, yang terus meronta untuk dibebaskan.
Jiwaku tidak ingin kehilangan mimpinya.
Seberapapun kecilpun kemungkinannya untuk menjadi nyata, jiwaku tidak peduli.
Dia hanya ingin bermimpi dan mengejar sedikit kemungkinan.
Kini aku hidup dalam bahagia, melangkah maju dan menjalani kehidupan.
Sedang jiwaku, aku tetap membiarkannya bebas untuk bermimpi dan mengejar.
Ku biarkan jiwaku melepaskan segala sisi lain diriku.
Hal yang tak akan bisa kulakukan dalam kehidupan nyata.
Selasa, 19 Juli 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar